Cumbu Sigil
Kasus Serius
Sebuah Catatan
1. Orang yang serius itu bisa diartikan menjadi dua macam, yaitu: (a) orang yang serius mengenai subyek perhatiannya, atau (b) orang yang serius akan dirinya yang sedang serius mengenai subyek tertentu—pendeknya, orang yang serius adalah ia yang terlalu menganggap dirinya terlalu serius.
2. Bagi (a)—orang yang benar-benar serius mengenai subyek perhatiannya—dengan segala penghayatan dan dedikasinya, seiring waktu dapat berkembang (dan bahkan terkadang, dapat memukau orang-orang disekitarnya, dan lalu bukan tidak mungkin berubah menjadi semacam bentuk superioritas yang menggila). Sedangkan si (b)—orang yang serius akan dirinya yang sedang serius mengenai subyek tertentu—mempunyai tendensi untuk menutupi segala potensi keseriusan dari sebuah subyek, dengan postur seriusnya sendiri sebagai individu yang bersangkutan, yang biasanya berakhir pada sebuah pernyataan yang pada dasarnya bersifat nobel, namun terkesan munafik.
3. Contoh (a) bisa dibilang terlalu egosentris dan menjunjung kepuasan pribadi, sedangkan (b) terlalu mengutamakan skeptisisme, otokritik dan kerendahan hati.
4. Pertanyaannya: lalu diantara dua contoh tersebut, Raskolnikov masuk dalam kategori yang mana?